tujuan pendidikan

TUJUAN PENDIDIKAN

Pendidikan adalah proses sadar tujuan dan tujuan menentukan kearah mana peserta didik akan di bawa. Banyak ahli pendidika merumuskan/mengklasifikasikan tujuan pendidikan seperti berikut:

  1. Tujuan Umum

Tujuan umum adalah tujuan pendidikan yang bersifat universal dan dirumuskan berdasar kepada hakikat manusia yait “kedewasaan” dalam arti “pribadi yang integral baik segi individualitas, sosialitas dan moralitas, sosial dan moral”.

  1. Pengkhususan Tujuan Umum

Pengkhususan tujuan umum adalah tujuan pendidikan yang dirumuskan berdasarkan filsafat bangsa atau kebudayaan serta kepentingan bangsa, atau atas dasar keyakinan tertentu, sehimgga antara lain tercipta tujuan pendidikan nasional dan bangsa.

  1. Tujuan Tak Lengkap

Tujuan tak lengkap adalah tujuan yang berhubungan dengan suatu aspek kepribadian tertentu seperti halnya tujuan pendidika agama, tujuan pendidikan, tujuan pendidikan moral, tujuan pendidikan jasmani, tujuan pendidikan intelektual dan sebagainya.

  1. Tujuan Sementara

Tujuan sementara adalah tujuan pendidikan yang sementara dicapai untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi, seperti:”Anak dibiasakan tidak kencing ditempat tidur agar ia tahu tentang kebersihan”.

  1. Tujuan Insidental

Tujuan insidental adalah suatu tujuan yang terjadi secara kebetulan. Tujuan ini adalah tujuan pendidikan yang terjadi khusus pada situasi tertentu.

  1. Tujuan Intermedier

Tujuan intermedier adalah tujuan yang merupakan alat untuk mencapai tujuan yang lebih lanjut; seperti halnya: menguasai bahasa inggris agar dapat mempelajari berbagai ilmu pengetahuan yang ditulis dalam bahasa inggris.

PH Phoenik mengajukan 6 tema pokok perumusan tujuan pendidikan yaitu:

1)      Pendidikan untuk penyesuaian diri dalam kehidupan

Tujuan ini didasarkan pada pandangan bahwa kehidupan manusia seperti makhluk yang lain harus mampu menyesuaikan diri secara memuaskan dengan lingkungannya baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial agar ia dapat menyelenggarakan hidupnya dengan baik.

2)      Pendidikan untuk mengembangkan dan memantapkan kemauan intelektual

Tujuan menekankan pentingnya daya penalaran pada diri manusia.

3)      Pendidikan diarahkan untuk kematangan psikologis

Pengikut aliran ini berpendapat bahwa pemdidikan yang ditujuakan untuk mengembangkan penalaran dan keterampilan saja akan mendorong manusia kearah penderitaan oleh karena itu pendidikan hendaknya diarahkan agar terjadinya keserasian dalam kejiwaan seseorang dan pendidikan yang ideal adalah pendidikan yang dapat memelihara kesehatan jiwa.

4)      Pendidikan untuk pembinaan watak

Pendidikan hendaknya merupakan usaha untuk mewujudkan standar etika pada seseorang.

5)      Pendidikan ditujukan agar suatu bangsa dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya

Tujuan ini didasarkan pada pandangan bahwa tidak adanya keamanan atau ketahanan terhadap serangan musuh.

6)      Pendidikan untuk kemerdekaan

Kemerdekaan atau kebebasan adalah tujuan yang sifatnya langgeng dari kebudayaan manusia dan menjadi ukuran utama bagi kemajuan suatu bangsa dalam mengembangkan diri atau mengembangkan kebudayaan.

Disamping tujuan-tujuan seperti di atas, banyak ahli-ahli pendidikan yang mempunyai konsep tentang tujuan pendidikan seperti:

a)      John Dewey, menyatakan bahwa tujuan pendidikan ialah membentuk anak menjadi anggota msyarakat yang baik, yaitu anggota yang mempunyai kecakapan praktis dan dapat memecahkan problem social sehari-hari dengan baik.

b)      Frederich Frobel, menyatakan bahwa tujuan pendidikan ialah membentuk anak menjadi makhluk aktif dan kreatif

c)      Ovide decroly, menyatakan bahwa tujuan pendidikan ialah membentuk manusia yang berperasaan dan berusaha social

d)     Ki Hajar Dewantara, menyatakan bahwa tujuan pendidikan ialah mendidika anak agar menjadi manusia yang sempurna hidupnya, yaitu kehidupan dan penghidupan manusia yang selaras dengan alamnya dan masyarakat.

Sesuai perkembangan yang terjadi saat ini dalam dunia pendidikan dikenal beberapa jenis tujuan, baik tujuan untuk jangka panjang, tujuan antara dan tujuan yang secara hierarkhis dikenal jenjang tujuan sebagai berikut:

a)      Tujuan Pendidikan Nasional

Tujuan pendidikan nasioanl adalah suatu tujuan pendidikan suatu bangsa dan bagi bangsa Indonesia tujuan ini tertera dalam UU nomor 20 tahun 2003 pasal 3 yang berbunyi : Pendidikan nasioanl berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradapan bangsa yyang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

b)      Tujuan Institusioanal

Tujuan institusional adalah tujuan pendidikan dari suatu jenjang, jalur dan jenis pendidikan tertentu.

c)      Tujuan Kurikuler

Tujuan kurikuler adalah tujuan yang berhubungan dengan setiap bidang studi dalam arti rumusan tujuan kurikuler adalah rumusan tujuan yang diharapkan tercapai setelah siswa mempelajari bidang studi bersangkutan.

d)     Tujuan Pengajaran Umum

Tujuan pengajaran umum adalah penjabaran dari tujuan kurikuler yang kalau ditinjau dari cakupan materinya merupakan suatu tujuan untuk tujuan suatu pokok bahasan. Dalam merumuskan tujuan pengajaran umum ditentukan beberapa kriteria, diantaranya:

  • Berorientasi pada siswa
  • Merupakan hasil belajar
  • Masih diperkenankan memakai kata non-operasioanl

e)      Tujuan Pengajaran Khusus

Tujuan pengajaran khusus adalah tujuan yang terkecil yang merupakan tujuan yang diharapkan berkembang dan dirumuskan dengan kriteria sebagai berikut:

  • Merupakan penjabaran tujuan pengajaran umum
  • Merupakan indikator terpilih dari tujuan pengajaran umum
  • Dirumuskan sebagai hasil belajar
  • Memakai istilah-istilah operasional
  • spesifik

JENJANG PENDIDIKAN

Jenjang pendidikan adalah suatu tahap dalam pendidikan berkelanjutan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik serta keluasaan dan kedalaman bahan pengjaran (UU RI No.20/2003/Bab VI pasal 14)

  1. Jenjang Pendidikan Dasar

Pendidikan dasar diselenggarakan untuk memberikan bekal dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat berupa pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan dasar. Disamping itu juga berfungsi mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyratan unutuk mengikuti pendidikan menengah.

  1. Jenjang Pendidikan Menengah

Pendidikan menengah yang lamanya 3 tahun sesudah pendidikan dasar, diselenggarakan di SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) atau satuan pendidikan yang sederajat. Pendidikan menengah dalam hubungan kebawah berfungsi sebagai lanjutan dan perluasan pendidikan dasar, dan dalam hubungan ke atas mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan tinggi ataupun memasuki lapangan kerja.

  1. Jenjang Pendidikan Tinggi

Pendidikan tinggi merupakan kelanjutan pendidikan menengah yang diselenggarakan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu, teknologi dan/atau kesenian.

Satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi disebut perguruan tingginyang dapat berbentu akademik, politeknik, sekolah tinggi, institut dan universitas.

  • Akademik merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan terapan dalam satu cabang atau sebagian cabang ilmu pengetahuan teknologi dan kesenian tertentu.
  • Politeknik merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan terapan dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus.
  • Sekolah tinggi ialah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau profesional dalam satu disiplin ilmu atau bidang tertentu.
  • Institut ialah perguruan tinggi yang terdiri atas sejumlah fakultas yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau profesional dalam sekelompok disiplin ilmu yang sejenis.
  • Universitas ialah perguruan tinggi yang terdiri atas sejumlahfakultas yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau profesional dalam sejumlah disiplin ilmu tertentu.
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s